Rajawali Nusindo Distribusikan 1.129 Ton Beras SPHP hingga Juli 2026
Hingga Juli 2026, PT Rajawali Nusindo telah mendistribusikan 1.129 ton Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke berbagai wilayah di Indonesia. Pendistribusian ini merupakan bagian dari dukungan perusahaan terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus membantu memastikan ketersediaan beras yang terjangkau bagi masyarakat.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang distribusi dan merupakan bagian dari ID FOOD Group , Rajawali Nusindo terus mengoptimalkan jaringan distribusi yang tersebar di berbagai daerah. Melalui jaringan tersebut, perusahaan berupaya memastikan Beras SPHP dapat disalurkan secara efektif dan menjangkau masyarakat di berbagai wilayah, termasuk daerah yang membutuhkan dukungan terhadap ketersediaan pangan.
Penyaluran Beras SPHP menjadi salah satu wujud nyata kontribusi Rajawali Nusindo dalam mendukung pelaksanaan kebijakan pemerintah di sektor pangan. Dengan mengedepankan koordinasi, pengelolaan distribusi, serta pemanfaatan jaringan operasional yang dimiliki, perusahaan berkomitmen untuk turut menjaga kelancaran pasokan beras dan mendukung akses masyarakat terhadap kebutuhan pangan pokok.
Distribusi pangan yang efektif memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, Rajawali Nusindo terus berupaya memperkuat kapasitas dan kualitas layanan distribusinya agar penyaluran komoditas pangan dapat berjalan secara optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Bersama ID FOOD Group, Rajawali Nusindo akan terus memperkuat perannya sebagai perusahaan distribusi pangan dengan mendukung program pemerintah, meningkatkan konektivitas jaringan distribusi, serta berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan nilai manfaat bagi masyarakat dan mendukung terciptanya sistem pangan yang lebih kuat, berkelanjutan, dan merata di seluruh Indonesia.
Muhamad Sururi
Leave a comment
Your email address will not be published. Required fields are marked *